ROADSHOW WAJAR DIKDAS SEMBILAN TAHUN DI KECAMATAN KINTAMANI

Oleh : | 14 Maret 2014 | Dibaca : 4548 Pengunjung


ROADSHOW WAJAR DIKDAS SEMBILAN TAHUN DI KECAMATAN KINTAMANI

Komitmen Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk mewujudkan Visinya “tahun 2015 Bangli Tuntas Pendidikan Dasar dan Memasuki Rintisan Wajar Dua Belas tahun Berlandaskan Kejujuran dan Kemurnian”, merupakan salah satu target yang harus dicapai. Beberapa langkah kongkrit yang dilakukan adalah memetakan secara rinci wilayah yang masih banyak memiliki kendala dari aspek keterjangkauan, ketersediaan, kualiatas, kesetaraan dan kepastian/jaminan dilakukan setahun lebih awal. Bedasarkan data pada tahun pelajaran 2013/2014 angka transisi Kecamatan Kintamani memberikan kontribusi terbesar untuk angka transisi yang belum melanjutkan pendidikan dari SD ke SMP diikuti dengan Kecamatan Tembuku, sedangkan untuk Kecamatan Bangli dan Susut tuntas 100%.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut Disdikpora Bangli melakukan pendataan lebih awal melalui kegiatan Roadshow Optimalisasi Penuntasan Wajib Belajar dengan target prioritas di Kecamatan Kintamani. Kepala SD setiap Gugus melakukan pertemuan di SMP terdekat, hal ini dilakukan agar kegiatan lebih efektif mengingat peserta sedikit yakni satu gugus dengan 5-9 SD dan 1-3 SMP, mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi siswa gagal bersekolah di SD maupun SMP. Selain itu kegiatan ini juga diselenggarakan agar Sekolah memiliki data akurat serta dapat menyusun strategi penanggulangan permasalahan yang dihadapi. Kegiatan Roadshow ini dilakukan secara marathon dari tanggal 15 Pebruari sampai tanggal 4 maret 2014 di sepuluh gugus di Kecamatan Kintamani.  Pada kegiatan Roadshow  ini yang diundang adalah kepala SD di masing-masing Gugus dengan mengajak wali kelas VI, Kepala SMP sebagai tuan rumah dengan mengajak wali kelas IX. Dalam kegiatan ini selalu dihadiri Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Drs. I Nyoman Sumantra, M.Ag didampingi Kabid Dikdas I Nengah Danta Hariana, S.Pd, MA. bersama pengawas satuan pendidikan dan pengawas mata pelajaran; juga diikuti oleh guru dan pegawai di sekolah tuan rumah kegiatan. Bahkan pada tempat tertentu dihadiri oleh tokoh masyarakat dan kegiatan ini mendapat atensi yang luar biasa dari Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.M.Hum.

Dari 70 SD di Kintamani yang memiliki siswa kelas VI dengan peserta ujian sekolah sebanyak 1.730 orang pada tahun pelajaran 2013/2014, terdeteksi awal tidak melanjutkan ke SMP sejumlah 59 orang atau 3,41% dengan alasan yang beragam seperti karena faktor kondisi kesehatan fisik dan pshikis terganggu, ada faktor sosial budaya, ada faktor ekonomi, dan ada faktor geografis. Jumlah siswa tidak melanjutkan berada di 9 gugus dengan penyebaran tidak merata. Gugus yang sudah melaporkan tuntas 100% berada di Gugus VIII Suter sedangkan yang terbanyak terdeteksi tidak melanjutkan ada di Gugus IV di wilayah Sukawana dengan jumlah 28 orang atau 13,73 persen dengan asal SD terbanyak dari Desa Subaya sebanyak 13 Orang.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga selalu memantau perkembangan, bahkan akan mengadakan pertemuan lanjutan dengan kepala sekolah yang masih memiliki siswa terdeteksi tidak melanjutkan ke SMP, sehingga pada saatnya nanti, siswa yang tidak melanjutkan benar-benar siswa yang memiliki masalah prinsip. Khusus daerah-daerah yang memiliki jumlah siswa yang tidak melanjutkan karena faktor geografis akan dikaji solusi pemecahan masalahnya seperti menyediakan angkutan umum, membuka kelas jauh, pembuatan asrama siswa dan membuka SD-SMP Satu Atap.

Dukungan dan loyalitas terhadap seluruh kebijakan pimpinan sebagai implementasi dari Visi dan misi pemerintah akan mempercepat tercapainya tujuan pembangunan dan dengan hasil yang optimal.


BERITA LAINNYA

LIHAT ARSIP BERITA LAINNYA

 

KEPALA DINAS

Komang Pariartha,SH.,MM